Domain Name System
DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.
DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat e-mail. DNS menghubungkan kebutuhan ini.
Domain Name System (DNS) pada prinsipnya merupakan sebuah database yang berisi daftar host. Kita pasti akan kesulitan jika harus menghafalkan IP address setiap server yang akan dituju ketika browsing di internet. Dengan adanya DNS, kita dibantu mengingat nama suatu server, karena akan lebih mudah mengingat suatu “kata” yang berasal dari suatu “bahasa” dari pada mengingat deretan angka IP address suatu host/server. Misalnya kita lebih mudah mengingat www.google.com daripada “64.233.189.99” untuk bisa mengakses website search engine. (Dari Wikipedia Indonesia)
Sekarang akan dijelaskan bagaimana cara set up DNS server yang berjalan pada mesin ubuntu 7.10 (Gutsi Gibbon), ikuti langkah-langkah dibawah ini:
1. install program dns server (bind9)
$ sudo apt-get install bind9
2. persiapan konfigurasi dns server
edit file /etc/bind/named.conf.local
$ sudo nano /etc/bind/named.conf.local
pada file ini kita akan membuat suatu zones baru dengan nama jerbee.net.id. Zones adalah suatu nama domain yang me-refer ke DNS server.
//
// Do any local configuration here
//
// Consider adding the 1918 zones here, if they are not used in your
// organization
//include “/etc/bind/zones.rfc1918″;
zone “jerbee.net.id” {
type master;
file “/etc/bind/db.jerbee”;
};
simpan konfigurasi tekan Ctrl+O, kemudian keluar tekan Ctrl+X
cek konfigurasi file named.conf
$ sudo named-checkconfig /etc/bind/named.conf
jika tidak keluar pesan error berarti konfigurasi file named.conf benar
buat file db.jerbee
$ nano /etc/bind/db.jerbee
pada file db.jerbee isikan seperti konfigurasi dibawah ini:
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA jerbee.wed.id. root.jerbee.net.id. (
20080108 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS jerbee.net.id.
@ IN MX 10 mail.jerbee.net.id.
@ IN A 192.168.1.7
;
www IN A 192.168.1.7
mail IN A 192.168.1.7
cek konfigurasi file db.jerbee.net.id
$ named-checkzone jerbee.net.id /etc/bind/db.jerbee
zone jerbee.net.id/IN: loaded serial 20080108
OK
3. restart service dns server (bind9)
$ sudo /etc/init.d/bind9 restart
4. edit file /etc/resolv.conf
$ sudo nano /etc/resolv.conf
masukan ip komputer server
nameserver 192.168.1.7
5. test DNS
$ dig jerbee.net.id
; <<>> DiG 9.4.1-P1 <<>> jerbee.net.id
;; global options: printcmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 61295
;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 1, ADDITIONAL: 0
;; QUESTION SECTION:
;jerbee.net.id. IN A
;; ANSWER SECTION:
jerbee.net.id. 604800 IN A 192.168.1.7
;; AUTHORITY SECTION:
jerbee.net.id. 604800 IN NS jerbee.net.id.
;; Query time: 9 msec
;; SERVER: 127.0.0.1#53(127.0.0.1)
;; WHEN: Fri Apr 4 11:18:37 2008
;; MSG SIZE rcvd: 61
6. jika terjadi error dalam menjalankan atau pengujian DNS cek file /var/log/syslog
$ tail /var/log/syslog
Tidak ada komentar:
Posting Komentar